Apa yang berbeda dengan kombinasi hari sabtu dan diikuti dengan tanggal merah di hari senin? tak tampak berbeda kecuali dilihat dengan mata anak sekolah dan seorang tukang listrik. libur telah tiba kawan! *tertawa pongah tanpa pernah berpikir apa yang akan dihadapi di hari selasa dan seterusnya*.liburan 16, 17, 18 agustus 2008 merupakan kejadian langka dalam sejarah indonesia.
06.30 160808
memulai hari dengan mendapati missed call dan sms yang lumayan membutuhkan waktu untuk di sikapi. bergegas mandi dan berkemas apa adanya. baju ganti oke, celana pendek (dialihfungsikan menjadi celana renang) wajib, handuk, alat mandi tidak perlu (karena yakin teman lain pasti akan membawanya)-yang perlu hanya sikat gigi. menjemput reza (yang membuat delay lebih lama 5 menit). sementara di uki-cawang (meeting point 1) telah menunggu orang2 yang telah menepati janji, datang tepat waktu pukul 06.00 sesuai instruksi si tukang listrik tak bertangung jawab. adjie, ayu, ratih. dari slipi naik bus 46 jurusan karawang-bekasi (ngarang gw, gw lupa dah arah mana!) kurang lebih setengah jam (jika tidak ingat teman, rombongan uki pasti mengutuk kami menjadi batako). ketemu rombongan dan pengakuan dosa pun dimulai dengan kata2 "sori waktu lo nelpon gw blom mandi" muka di buat sememelas mungkin dan hampir saja diberi sedekah oleh orang2 yang lewat (wkwkw).
ternyata dari uki-cawang tidak ada bus langsung ke pangandaran (asumsi gw sih, mirip2 asumsi yang melegenda itu *lokal*). sekitar jam 08.00 akhirnya kita memilih bus jurusan Tasikmalaya, yaitu bus Doa Ibu warna biru, gw lupa nyatet nomer platnya, yang gw inget cuma satu hal, sopirnya brengos
+). Dan perjalanan pun dimulai. OK!!! ternyata bus nya penuh. hanya tersisa 2 bangku kosong paling belakang. sebagai lelaki sehat jiwa raga dan beretika, tentunya kita (gw, adjie, reza) memilih berdiri dan bangku tersisa diduduki oleh ratih dan ayu. OK!! gpp!! gw mengambil posisi lorong paling depan agar mudah melihat-lihat pemandangan sepanjang tol cipularang. tentunya dgn tujuan mulia lainnya yaitu agar dapat menikmati
vcd dangdut karaoke hasil rekaman dari hajatan nikahanya bang pi'i. setengah jam gw masih mampu mengimbangi irama alunan musik dari artis ibukota kecamatan itu. dan lama-lama gw keok juga. koran yang gw beli di bus 46 gw jadikan alas duduk. dan duduklah gw sambil berdoa akan ada yang turun secepatnya. sementara adjie dan reza masih tegak berdiri penuh semangat. saking semangat berdoa gw tertidur sampe cileunyi dan doa itu terkabul.
kira-kira pukul sepuluh lewat.
perjalanan dilanjutkan dari cileunyi. ketika sampe di nagrek, jalanan macet cet... gw mulai berfikir macem2. bisa jadi ada yang menggali sumur di jalan depan sana. okeh.. ditengah kemacetan itu gw dapet sms bahwa tim ke-2 (berangkat dari terminal caheum-bdg) baru saja mendapatkan bis ke pangandaran. sandi (yang mengikuti hampir semua ekspedisi kuya gunung) dan newcomer rani.
jam satu lewat (jangan salahkan gw yang mengutarakan dengan ketidakpastian yang luar biasa)
sampai di terminal tasik, cuaca mendung. gw dan kawan2 duduk menunggu bus yang akan mengantarkan kami ke pangandaran. udara dingin yang menyapu ketek membuat kesadaran gw berkurang dan tidak bisa berfikir jernih.
pria yang diduga kondektur: "bade kamana jang?" (gw bukan orang sunda, benarkan jika terjadi kesalahan nama dan gelar)
gw:"aya wae!!!" (tanpa sadar, mungkin suara itu keluar dari dubur)
PYDK: "????"
gw:"????"
astaga... !!! pria itu balik badan dan berjalan ke suatu arah. ke arah gudang senjata mungkin.
untung saja bus 3/4 (bus budiman, supir brengos tipis, pake topi) jurusan pangandaran yang kami tumpangi segera bergerak. di kejauhan terlihat pria tadi membawa rudal panggul. dalam hati gw: "maaf bgt...sori bos... ngga sadar... jetlag..... sori yaaah...!!!!"
dan... melewati ciamis, ciamis ke banjar, banjar ke pangandaran. wettsss... nyampe juga. tim bandung berada 15 kilometer dibelakang kami. sopir mereka tidak brengos!!. mendung tipis menyambut kami di pangandaran. udara dingin menyapu ketek ku kembali. berbahaya ini. mending gw langsung sholat dah!!! ngga lama abis sholat, tim bandung nyampe. tawar menawar dengan tukang becak (yang canggih, bisa bilingual) yang bersedia menggantarkan kami sampe memperoleh penginapan yang murah. 2 penginapan yang kami kunjungi menawarkan harga yang fantastis berbeda. dari proses negosiasiasi sampe berbusa-busa dapatlah penginapan 450rb untuk 2 malam. konon kita ngga usa mikirin angka 450rb nya, tapi kita cuma mikirin 350rb karena 100rb udah ditalangi sama bos salah satu operator ponsel di dubai. 350rb/6orang =kira2 50rb lah... kurang2 dikit ditambahin sama bos oil and gas belarusia, maklum abis ulang tahun. awa ni apalah....
kegiatan tidak penting seperti ngantri boker/mandi, nyari makan, pesen capcay oleh gw yang secara tidak sadar dipesenin kwetiaw (akibat udara dingin yang menyapu ketek di tasik tadi) dll mewarnai malam pertama di pangandaran. yang kurang cuma satu, belah duren.
besoknya, 170808 pagi
jalan2 di pante pangandaran. gila ni pantai ramenya udah kayak grosir tanah abang. ada yang berenang, main bola, gali2 pasir, jualan, manasik haji, dll dll. cuma satu yang kurang! belah duren. makan pagi dipecel mbok-mbok yang sepertinya bilingual juga... canggih da! trus balik sambil meninggalkan janji palsu kepada tukang perahu kalau kami akan menggunakan jasanya besok (gw inget nama perahunya: delima... plis maafkan kami)
170808 siang
siap2 ke Green Canyon. jangan lupa bawa handuk, baju ganti, baju renang (yang kere boleh pake celana bola, dll yang enak buat berenang). di terminal pangandaran lagi2 terjadi tawar menawar berbusa. mulai dari angka 100rb, 120rb, 150rb + rokok, dan tercapailah kesepakatan 160rb. kami memilih menggunakan carteran daripada ketengan sih maksudnya supaya lebih hemat (kira2 begitu). soalnya menurut informasi yang kami dapat:
- angkutan pangandaran-cijulang -Rp.8000 sekali jalan
-ojek cijulang green canyon - Rp.15.000-Rp.20.000 sekali jalan.
paket carteran itu udah termasuk ke batu karas loh.
ok! perjalanan ke green canyon kurang lebih satu jam. sampe di green canyon, kondisinya kurang lebih seperti pusat grosir cililitan. rame pisan. untuk mencapai green canyon dipatok tarif perahu Rp.75.000 dengan kapasitas maksimal 6 orang dan waktu menikmati green canyon selama kurang lebih 30 menit (45 menit: 30 menit di green canyon, 15 menit perjalanan perahu PP). dengan kondisi antrian dan tarif serta pembatasan waktu tersebut, mental gembel kami keluar. kita jual lagi aja tiketnya dan cari alan alternatif ke green canyon. setelah menyusuri tepi sungai dan tanya sana sini kepada warga setempat (yang disetiap tempat kami bertanya selalu mengatakan dekat, padahal kami telah berjalan hampir satu jam), tersesat, naik turun jalan, masuk hutan, akhirnya kami mencapai green canyon. suara gemuruh air membuat kami bersemangat. malang bagi kami.. dinding greencanyon yang berupa jurang terjal yang tinggi membuat kami kesulitan menemukan jalur turun ke bawah. hanya ada satu jalur turun. melewati akar-akar dan bebatuan yang terjal dan tajam. udah kayak iklan gudang garam dah. sayang aksi gw ngga diliat sama pencari bakat buat iklan kyk gitu. lolos casting gw pasti untuk jadi pemegang lampu sorot.
air sejuk dan suasana canyon yang terbilang masih alami, bebatuan yang indah membuat rasa lelah dan penat hilang seketika. terjun bebas, melompat, berayun, melesat dan siap beraksi untuk memberantas kejahatan di muka bumi ini. wkwkwkw.... ngga bisa kuceritakan dengan kata2. harus dengan kalimat ini.
170808 sekitar pukul 3 sore.
dengan berat hati kami terpaksa kami tinggalkan green canyon. berat hati karena kami harus melewati rute yang tadi, naik tebing pula. ditambah lagi pak adjie yang keseret arus and nyangkut di batu dan sandi ekek yang keseringan nempel di tebing yang tajem. jadi deh lecet2
perjalanan dilanjutkan ke batu karas. batu karas terletak tidak jauh dari green canyon (katanya sih gitu, gw mah nurut aja, wong gw ketiduran). batu karas menurut gw pribadi sih biasa2 aja. pasirnya hitam, menyurutkan minat gw untuk mandi d pantai tersebut. setelah berfoto2 ria caw deh ke penginapan. sampe di penginapan magrib. dengan aktivitas seperti malam sebelumnya dan cuma satu yang tidak ada! belah duren!
besoknya 180808
bangun pagi (yang dipaksakan) demi kebersamaan mengejar sunrise (bullshhhh...). tawar menawar cumi, udang dan kepiting. gw ngga mikir nawar, yang penting makan kepiting. wong ditraktir sama juragan oil and gas belarusia. yap... lumayan makan pagi pake kepiting plus kangkung (yang konon kata mbah mbah mbah buyut gw bikin ngantuk).
jam sembilan pagi 180808
ngga pake mikir, ditawarin Rp.10.000 perorang untuk ngiterin pasir putih, batu layar dan snorkling melihat terumbu karang (tanpa alat yang memadai, itu pun minjem) langsung diterima. ombak lagi gede-gedenya. seru juga naik perahu dihantam ombak. abis itu merapat di pasir putih dan keliling di cagar alam. bagian ini menurut gw adalah bagian yg biasa aja. banyak orang bawa sanak sodara, bergerombol, berbondong-bondong dari dusun mengunjungi cagar alam ini yang menurut gw sudah ngga alami lagi. kita juga ngga berlama disitu. bosen liat miniatur diri sendiri. spiky lagi tuh monyet2. kemudian kami kembali ke penginapan dan bersiap untuk pulang. kegiatan persiapan pulang tetap diiringi dengan kegiatan yang tersebut diatas.
jam 2 siang 180808
bus menuju jakarta baru akan berangkat dari terminal pangandaran terlalu sore. jadi kami putuskan untuk menggunakan bus pangandaran-bandung (bus budiman, sopir tidak brengos). bus ini berjalan dengan sangat lambat. terutama daerah sekitar nagrek dimana bus berjalan dalam gerakan slow motion. perjalanan sekitar 1 km ditempuh dalam 2 jam lebih. bete? pasti.. ibarat naik odong-odong. kemacetan luar biasa di ruas ini disebabkan tanjakan yang didesain oleh oknum transport (bisa jadi medi). dalam kemacetan ini hampir saja saya mengetik dalam HP saya REG [spasi] TATTOO untuk mengusir kebosanan. untung saja gw lupa nomernya. nyampe di cileunyi sekitar pukul 11 malam dan dilanjutkan dengan bus jakarta. sampe dijakarta pukul 02.00 pagi dan...semua mimpi pun buyar... karena keesokannya kerja rodi lagiiii
+) brengos; perlambang kejantanan pria. meningkatkan kharisma 7%, keseraman 5%, dan meningkatkan fungsi kinerja filter oksigen yang dihirup. untuk sopir hal ini sangat berguna untuk membantu hidung memfilter udara ketika mengendara dalam kecepatan tinggi.
Labels: jalan-jalan